Perhatian terhadap perkembangan pasar dan komunitas sekitar pasar kerap kali dipandang sebelah mata. Jumlah pasar tidak pernah bertambah dalam 20 tahun terakhir, bahkan di tahun 2009 ada 3 pasar tutup di daerah Jakarta Utara. Pasar kerap kali hanya dipandang sebelah mata sebagai tempat konsumsi belaka, dia tidak pernah dipandang sebagai jejaring sosial yang mampu membentuk dan memperkaya kehidupan sosial.
Studi tentang pasar tidak harus hanya terbatas pada studi ekonomi dan data jual beli belaka. Karenanya kami mengharapkan studi, pendalaman, pemahaman serta argumentasi luas dan kaya mengenai peran pasar terhadap komunitas, begitu juga sebaliknya. Kami percaya bahwa semua itu dapat dicapai bersama-sama dengan memperdalam kemungkinan yang ada bersama komunitas.
Bengkel Kerja ini merupakan kerja sama antara Rujak Center for Urban Studies, Kunci Cultural Studies Center dan Ruang Rupa